Tampilkan postingan dengan label Soal Gerak Melingkar Beraturan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Soal Gerak Melingkar Beraturan. Tampilkan semua postingan
Penyelesaian Soal Gaya Sentripetal

Penyelesaian Soal Gaya Sentripetal

Soal 1Sebuah benda bermassa m diikatkan pada ujung seutas tali kemudian ujung tali lainnya diputar secara horizontal. Ketika tali diputar, maka benda juga ikut berputar mengikuti lintasan yang dibentuk putaran tali dengan kecepatan linear v dan kecepatan sudut ω seperti yang diilustrasikan pada gambar di bawah ini. 

Pada kasus ini, panjang tali L berfungsi sebagai jari-jari lintasan lingkaran dan menghasilkan tegangan tali sebesar T, jika kecepatan sudut dijaga tetap, maka tegangan tali pada saat panjang tali dijadikan ¾ dari panjang mula-mula adalah . . . . 
A.T/3         B. T/4           C. T/5           D. 3T/4           E. 5T/4

Jawab:
Gaya tegangan tali pada lintasan gerak melingkar di atas merupakan gaya sentripetal, maka
T = mv2/L = mω2L
Jika panjang tali L’ = ¾ L, dan ω’ = ω, maka tegangan tali akan menjadi,
T’ = mω(3/4 L) = 3T/4

Soal 2
Sebuah benda memiliki massa 100 g bergerak melingkar beraturan dengan kelajuan 3 m.s−1. Jika jari-jari lintasan benda adalah 40 cm maka gaya sentripetal yang dialami benda tersebut sebesar....
A. 1,25 N     B. 2,25 N     C. 3,25 N      D. 4,25 N     E. 5,25 N

Jawab:
Massa benda, m = 100 gram = 0,1 kg, panjang tali jadi jari-jari R = 40 cm = 0,4 m dan kecepatan lienar v = 3 m/s2. Maka gaya sentripetalnya adalah
Fsp = mv2/R
Fsp = (0,1 kg)(3 m/s2)2/(0,4 m) = 2,25 N

Soal 3
Sebuah bergerak dengan kelajuan konstan v melalui lintasan yang berbentuk lingkaran dengan percepatan sentripetal (as). Agar percepatan sentripetal menjadi 3 kali dari semula maka....
A. V dijadikan 3 kali dan R dijadikan 2 kali semula
B. V dijadikan 3 kali dan R dijadikan 4 kali semula
C. V dijadikan 2 kali dan R dijadikan 3 kali semula
D. V tetap dan R dijadikan 1/3 kali semula
E. V dijadikan 1/3 kali semula dan R tetap

Jawab:
Percepatan sentripetal as = ν2 / R, agar percepatan sentripetal menjadi tiga kali semula, maka
Jika v dijadikan 3 kali dan R dijadikan 3 kali semula dan jila v tetap maka R dijadikan 1/3 kalinya.

Soal 4
Sebuah benda yang massanya 10 kg bergerak melingkar beraturan dengan kecepatan 4 m.s-1. Jika jari-jari lingkaran 0,5 meter, maka :
(1) Frekuensi putarannya 4/π Hz
(2) Percepatan sentripetalnya 32 m.s-2
(3) Gaya sentripetalnya 320 N
(4) Periodenya 4π s
Pernyataan yang benar adalah....
A. (1), (2), (3), dan (4)
B. (1), (2), dan (3)
C. (1), dan (3) saja
D. (2), dan (4) saja
E. (3), dan (4) saja

Jawab:
Massa benda, m = 10 kg, kecepatan benda, v = 4 m/s dan R = 0,5 m.
Dengan menggunakan hubungan v = ωr dan ω = 2πf, kita peroleh
f = v/(2πr) = (4 m/s)/(2π x 0,5 m) = 4/π Hz
Percepatan sentripetal benda adalah
as = v2/R = (4 m/s)2/(0,5 m) = 32 m/s2
gaya sentripetal diperoleh dari
Fs = mas = 10 kg x 32 m/s2 = 320 N
Periodenya adalah
T = 1/f = π/4
Penyelesaian Soal Hubungan Roda-roda

Penyelesaian Soal Hubungan Roda-roda

Soal 1
Dua buah roda gigi terhubung seperti gambar berikut ini. Roda A memiliki 30 gigi dan roda B memiliki 20 gigi.
Jika roda B berputar dengan kecepatan sudut 120 rpm, maka kecepatan sudut roda A adalah.....
A. 80 rpm            B. 120 rpm          C. 180 rpm          D. 240 rpm          E. 480 rpm

Jawab:
jumlah gigi roda A/jumlah gigi roda B = nA/nB = 30/20 = 3/2
artinya ketika roda A berputar 2 kali roba B telah berputar sebanyak 3 kali. Roda yang lebih kecil pasti berputar lebih banyak (kecepatan sudut lebih besar), maka
ωA = (2/3) ωB = (2/3) 120 rpm =  80 rpm

Soal 2
Tiga buah roda gigi terhubung seperti gambar berikut ini. Roda A memiliki 20 gigi, roda B memiliki 30 gigi dan roda C memiliki 30 gigi.


Jika roda C berputar dengan kecepatan sudut 240 rpm, maka kecepatan sudut roda B adalah.....
A. 80 rpm            B. 120 rpm          C. 160 rpm          D. 240 rpm          E. 480 rpm

Jawab:
Perbandingan jumlah gigi ketiga roda adalah
nA : nB : nC = 20 : 30 : 30 = 2 : 3 : 3
roda C dan A seporos maka ωA = ωC = 240 rpm
perbandingan jumlah gigi roda A dan B = 2/3, artinya ketika roda B perputar 2 kali  roda A telah berputar sebanyak 3 kali, maka
ωB = (2/3)ωA = (2/3) 240 rpm = 160 rpm

Soal 3
Tiga buah roda gigi terhubung seperti gambar berikut ini. Roda A memiliki 20 gigi, roda B memiliki 60 gigi dan roda C memiliki 10 gigi.
 
Jika roda A berputar dengan kecepatan sudut 60 rpm, maka kecepatan sudut roda C adalah.....
A. 80 rpm            B. 120 rpm          C. 160 rpm          D. 240 rpm          E. 480 rpm

Jawab:
Perbandingan jumlah gigi ketiga roda adalah
nA : nB : nC = 20 : 60 : 10 = 2 : 6 : 1
perbandingan jumlah gigi roda A dan B = 2 : 6 = 1 : 3, artinya ketika roda B perputar 1 kali  roda A telah berputar sebanyak 3 kali, maka
ωB = (1/3)ωA = (1/3) 60 rpm = 20 rpm
perbandingan jumlah gigi roda B dan C = 6 : 1,  artinya ketika roda C perputar 1 kali  roda B telah berputar sebanyak 6 kali, maka
ωC = (6/1)ωB = (6/1) 20 rpm = 120 rpm

Soal 4
Roda A, B, dan C yang memiliki jari-jari RA = 10 cm, RB = 5 cm, RC = 15 cm. 

Bila kecepatan sudut roda A adalah 2 rad.s−1, maka kecepatan sudut roda C adalah….
A. 3/2 rad.s−1         B. 2/3 rad.s−1         C. 4/3 rad.s−1      D. ¾ rad.s−1              E. ½ rad.s−1

Jawab:
ωA = 2 rad/s, RA = 10 cm, RB = 5 cm, RC = 15 cm.
Roda A dan Roda B dalam satu poros, sehingga kecepatan sudut (ω) nya sama.
ωB = ωA
ωB = 2 rad/s.
Roda B dan Roda C dihubungkan dengan tali atau rantai, sehingga kecepatan (v) nya sama. vc = vB
VC = vB
ωCRC= ωBRB
(15 cm) ωC = (2 rad/s)(5 cm)
ωC = 2/3 rad/s
Soal dan pembahasan Dinamika gerak melingkar

Soal dan pembahasan Dinamika gerak melingkar

Soal 1
Sebuah mobil menempuh belokan pada jalan datar yang memiliki jari-jari kelengkungan 25 m (lihat gambar). Kelajuan maksimum yang diperbolehkan untuk melewati tikungan tersebut adalah 36,0 km.jam-1. Jika g = 10 m.s-2, tentukan koefisien gesek yang jalan tersebut?
 
Jawab:
Agar mobil tidak slip keluar lintasan jalan gaya gesek statis maksimum lebih besar atau sama dengan gaya setripetal mobil yaitu

Fs (gaya sentripetal) = fs,maks ≤ μsmg
mv2maks/r ≤ μsmg
μs ≥ v2maks/gr
μs ≥ (10 m/s)2/(10 m/s2)(25 m)
μs ≥ 0,4

Soal 2
Sebuah balok 1 kg bergerak melingkar pada dinding sebelah dalam sebuah tong yang berpusing dengan koefisien gesek statis 0,4. Jika jari-jari tong 1 m, tentukan kelajuan minimum balok bersama tong agar tong tidak terjatuh?

Jawab:
Diagram balok bebas yang menempel pada dinding sebelah dalam tong yang ikut bergerak melingkar bersama dinding tong ditunjukkan pada gambar.
Ada tiga buah gaya yang bekerja: gaya berat mg vertikal ke bawah, gaya gesek = μmg berarah vertikal ke atas untuk melawan kecendrungan balok untuk meluncur vertikal ke bawah dan gaya tekan dinding dalam tong pada balok N yang berarah mendatar ke kanan tegak lurus pada dinding tong.
Ambil arah mendatar ke kanan sebagai sumbu X positif dan arah vertikal ke atas sebagai Y positif (lihat gambar). Pertama, balok tidak bergerak terhadap sumbu Y, sehingga

∑Fy = 0 → fs – mg = 0
μsN = mg →N  = mg/μs

kedua, balok bergerak melingkat berarti harus ada gaya pada balok yang mengarah ke pusat lingkaran, yang berfungsi sebagai gaya sentripetal. Pada diagram gaya yang tampak yang mengarah ke pusat lingkaran adalah gaya normal N. Gaya normal N ini berfungsi sebagai gaya sentripetal sehingga

Fs = mv2/r → N = mv2/r, maka
mg/μs = mv2/r
v = √[rg/μs]
v = √[(1,0 m)(10 m.s-2)/(0,4)] = 5,0 m.s-1
Soal dan Pembahasan hubungan Roda-roda

Soal dan Pembahasan hubungan Roda-roda

Soal 1
Tiga roda dihubungkan seperti gambar di samping. Jika R1 = 4 cm, R2 = 2 cm, dan R3 = 8 cm, jika kecepatan sudut roda 1 adalah 4 rad/s, tentukan: (a) kecepatan linear roda 1, (b) kecepatan linear roda 2, (c) kecepatan sudut roda 3, (d) kecepatan sudut roda 3 dan (e) kecepatan linear roda 3!
Jawab:
Diketahui: Jari-jari roda, R1 = 4 cm, R2 = 2 cm, dan R3 = 8 cm;
Kecepatan sudut ω1 = 4 rad/s.
(a) Roda 1 dan roda 2 dihubungkan dengan sabuk, maka
 v2 = v1 = ω1R1 = (4 rad/s)(4 cm) = 16 cm/s = 0,16 m/s
­(b) kecepatan sudut roda 2,
ω1R1 = ω2R2
(4 rad/s)(4 cm) = ω2(2 cm)
ω2 = 8 rad/s
(c) karena roda 2 dan roda 3 seporos maka
ω3 = ω2 =  8 rad/s
(d) kecepatan linear roda 3,
v3 = ω3R3 = (8 rad/s)(8 cm) = 64 cm/s = 0,64 m/s

Soal 2
Sebuah mesin berputar pada 300 rpm dan menggerakan sebuah poros garis. Diameter katrol pada mesin adalah d1 = 80 cm dan diameter katrol pada poros garis adalah r2 = 20 cm. Katrol dengan diameter r3 = 50 cm pada poros garis menggerakkan katrol berdiameter r4 = 10 cm yang dihubungkan ke sebuah pusat dinamo. Tentukan kelajuan dan kecepatan sudut poros dinamo jika tidak slip.
Jawab:
Kecepatan sudut mesin ω1 = 300 rpm = 300 (2π) rad/(60 s) = 10π rad/s,
Untuk mencari kelajuan dinamo (v4), kita harus menghitung terlebih dahulu kelajuan v2 dan v3,
Karena poros 1 dan poros 2 dihubungkan dengan sabuk, maka
v1 = v2
ω1r1 = ω2r2
(10π rad/s)(80 cm/2) = ω2(20 cm/2)
ω2 = 40π rad/s
karena poros 2 dan poros 3 seporos, maka
ω3 = ω2 = 40π rad/s
dan v3 = ω3r3 = (40π rad/s)(50 cm/2) = 1000π cm/s = 10π m/s
dan poros 3 dan poros 4 dihubungkan dengan sabuk, maka
v4 = v3 = 10π m/s
dan kecepatan sudut dinamo adalah ω4 = v4/r4 = (1000π cm/s)/(10 cm/2) = 200π rad/s
Soal dan Penyelesaian Gerak Melingkar Beraturan

Soal dan Penyelesaian Gerak Melingkar Beraturan

Soal 1
Sebuah benda pada berputar horizontal pada jalan melingkar dengan kecepatan 10 m/s  dan melakukan  120 putaran dalam satu menit. (a) Tentukan frekuensi dan periode objek, dan (b) Carilah perubahan vektor kecepatan saat berputar 600, 900 dan 1800!

Jawab:
(a) frekuensi dan periode
n = 120 putaran, t = 1 menit = 60 detik, maka
f = n/t = 120 putaran/60 detik = 2 put/detik
T = 1/f = ½ sekon

(b) perubahan vektor kecepatan
Jika benda bergerak dari titik A dan berotasi menempuh 600 di titik B, maka


Δv = vB – vA
Δv = 2v.cos 1200/2 = 2.10.cos 600= 20/2 = 10m/s
Jika benda berotasi sampai 900;
Δv = vC – vA
Δv = (vA2 + vC2)1/2 = [(10)2 + (10)2]1/2 = 10√2 m/s
Jika benda berputar  1800;
Δv = vD – vA = –10 m/s – 10 m/s = –20 m/s

Soal 2
Sebuah piringan berputar 1800 putaran selama 6 menit. Jari-jari piringan 8 cm. Tentukan (a) frekuensi dan periode piringan, (b) kecepatan sudut piringan, (c) kecepatan linear suatu titik yang berada pada 3 cm dari tepi piringan dan (d) percepatan sentripetal piringan!

Jawab:
(a) Frekuensi dan periode piringan
f = n/t = 1800 putaran/(6 x 60 detik) = 5 Hz
T = 1/f = 0,2 sekon
(b) kecepatan sudut piringan
ω = 2πf = 2π x 5 Hz = 10π rad/s
(c) kecepatan linear titik yang berada pada 3 cm dari tepi piringan adalah
v = ωR = (10π rad/s)(5 cm) = 50π cm/s = 0,5π m/s
(d) percepatan sentripetal
as = v2/R = ω2R = (10π rad/s)2(8 cm) = 8000 cm/s2 = 80 m/s2

Soal 3
Sebuah jam dinding pasti memiliki jarum detik, menit dan jarum jam. Tentukan perbandingan kecepatan sudut jarum detik, menit dan jam!

Jawab:
Dalam 1 putaran = 3600 = 2π radian, jarum detik membutuhkan waktu 1 menit = 60 detik, sedangkan jarum menit membutuhkan waktu 1 jam = 3600 detik dan jarum jam membutuhkan waktu 12 jam = 12 x 3600 detik, maka
ωd (jarum detik) = 2π/(60 s) = π/30 rad/s
ωm (jarum menit) = 2π/(3600 s) = π/1800 rad/s
ωj (jarum jam) = 2π/(12 x 3600 s) = π/21600 rad/s
maka ωd : ωm : ωj = (π/30) : (π/1800) : (π/21600) = 720 : 12 : 1

Soal 4
Sebuah partikel bergerak melingkar beraturan dengan pusat  pada bidang kartesius xy. Pada titik (x = 4 m, y = 0) partikel memiliki kecepatan  –5,0j m/s. Tentukan kecepatan partikel ketika: (a) x = 0, y = -4 m; (b) x = -4 m, y = 0; (c) x = 0, y = 4 m dan (d) x = -2,83 m, y = 2,83 m.

Jawab:
(a) x = 0, y = -4 m
Kecepatan merupakan kemiringan garis singgung dengan lintasan melingkar,
v = -5i m/s (gerak melingkar searah jarum jam pada sistem xy)
a = v2/R = (5 m/s)2/(4 m) = 6,25 m/s2
a = 6,25j m/s2 (selalu menuju pusat)

(b) x = -4 m, y = 0
v = 5j m/s (gerak melingkar searah jarum jam pada sistem xy)
Percepatan gerak selalu konstan yang besarnya  6,25 m/s2, maka
a = 6,25i m/s2 (selalu menuju pusat)

(c) x = 0, y = 4 m
v = 5i m/
a = -6,25j m/s2 (selalu menuju pusat)

(d) x = -2,83 m, y = 2,83 m
Kecepatan linear gerak 5 m/s dan kemiringan garis singgung adalah tan θ = – 1, θ = 450 terhadap sumbu x negatif, maka
v = 5 m/s(cos 450 i + sin 450 j)
v = (3,54i + 3,54j) m/s
besarnya percepatan tetap 6,25 m/s dan menuju pusat maka,
a = 6,25 m/s2(cos 3150 i + sin 3150 j)
a = (4,42i + 4,42j) m/s2

Soal 5
Anda merancang baling-baling pesawat yang berputar pada 2400 rpm seperti gambar. Kecepatan pesawat ke depan adalah 75,0 m/s dan kecepatan ujung bilah baling-baling melalui udara tidak boleh melebihi 270 m/s. (Ini sekitar 80% dari kecepatan bunyi di udara Jika kecepatan baling-baling lebih besar dari Ini, mereka akan menghasilkan banyak suara.) (a) Berapa radius maksimum  baling-baling? dan (b) Dengan jari-jari ini, berapakah percepatan baling-baling?
 
Jawab:

Mengubah kecepatan angular baling-baling dalam rad/s adalah
ω = 2400 put/menit = 2400(2π rad)/(60 detik) = 80π rad/s = 251 rad/s
(a) dari gambar kita tuliskan,
vT2 = v2tan + v2pesawat = r2ω2 + v2pesawat
(270 m/s)2 = r2(251 rad/s)2 + (75,0 m/s)2
(251 rad/s)2r2 = (270 m/s)2 –  (75,0 m/s)2 = 67275
r = 1,03 m

(b) Percepatan sentripetal partikel adalah
as = ω2r = (251 rad/s)2(1,03 m) = 6,5 x 104 m/s2 = 6600g